*intro*
Terlalu lama bergelut dengan facebook dan pinterest, jarang baca buku..idealis beli buku ini itu, tapi Cuma teronggok sia-sia.. susah merangkai kata-kata lewat tulisan.. suka nyalahin bukunya ngga oke, ngebosenin (padahal inisiatif sendiri belinya!!), penulisnya terlalu jual nama, terlalu teoritis (coba kalo suruh nulis buku sendiri!!ha..ha..).tunggu dulu!!!what happen with me??
cepat yah 3 tahun itu? Masa-masa pra sekolah dimulai. Oyah??apa perlu aku menyekolahkan Farras??banyak yang heboh menyekolahkan di usia sedini ini.aku kok nyante banget yah???kadang merasa bersalah juga meninggalkan Farras dengan orang lain. Apalagi orang itu tidak ada passion sama sekali dengan anak-anak. Rasa bersalah itu terkadang menggodaku untuk menempatkan Farras di institusi bernama playgrup ato taman bermain. Tapi disisi lain aku bangga..aku punya keyakinan bahwa pendidikan tidak harus disekolah. .Aku yang tidak punya pengalaman sebagai ibu ini, dengan ilmu pas-pasan ini berusaha semaksimal mungkin memberikan stimulasi yang tepat pada Farras. Berburu referensi atau mainan, atau membuat mainan sendiri sesuai dengan tujuan yang jadi keinginanku (kadang males belanja atau memang tidak tersedia). Terkadang aku mulai dengan passionnya apa dulu. Kalo sekarang-sekarang masih jadi pendukung loyal Thomas and Friends dan Angry birds. Aku mulai dari situ. Kalo mood ku sedang bagus, aku rajin mencatat aktivitas Farras dijurnal harian. Tulisan kubikin segokil mungkin agar tidak terkesan membosankan, dan bisa membuat aku sendiri yang membaca cengir cengir mengimajinasikan tulisan. Ternyata kalo ditulis dengan sepenuh hati, jurnal harian itu bisa panjang ceritanya untuk kegiatan sehari. Aku ingin membacanya lagi kalo sudah punya cucu!!he..he..dari jurnal harian inilah terkadang membuatku semakin pede tidak memaksakan Farras untuk sekolah. Setidaknya aku mulai berinisiatif merancang-rancang kegiatan untuk Farras kalo sepulang kerja. Aku banyak belajar dengan Farras. Belajar memahami anak-anak..
well, aku ingin menuliskan perkembangan Farras 3 tahun belakangan, ini yang aku amati saja..masa-masa anak usia 2-3 tahun sering disebut masa-masa terrible two,wah..disini kesabaranku banyak diuji. Untungnya, aku makin dekat dengan Alloh..
THE MILESTONE
1. Perkembangan dan pertumbuhan fisik
Ukuran badan Farras termasuk imut bila dibandingkan dengan teman-teman sebayanya..tinggi hampir 90 cm, dengan BB kurleb 13 kg. Makan mulai pilih-pilih, paling seneng ayam goreng. Makannya susah betul. Harus ekstra sabar dan kreatif menyuapi Farras. Tapi untungnya angka 13 kg itu tidak menurun.aku sendiri kadang galau harus bagaimana lagi membujuk Farras doyan makan. Kadang kalo mood Farras bagus, dia minta sendiri goreng telor dadar. Aku mendampingi saat memecahkan telur dan menggoreng di kompor. Saat menyuapi adalah saat paling stressful (mungkin ini berakibat Farras jadi jail ngemut makanan yah), belum lagi kalo bosen duduk, Farras berjalan kesana kemari sambil mengunyah makanan..subhanallah banget rasanya…
2. Perkembangan kognitif
Farras sudah paham hampir semua jenis warna, tapi masih kagok mempelajari bentuk. Beberapa huruf hijaiyah, seperti ba,ja,ma,sa sudah bisa dikenal Farras. Berdoa sebelum tidur, doa buat orang tua yang kadang kalo Farras bacain sehabis “sholat” bikin hati mama meleleh haru. Sudah paham kalo mau sholat harus wudu dulu.
Farras sudah memahami instruksi dan perintah..mengekspresikan lewat gambar. Membuang sampah sudah pada tempatnya
 |
| mencocokkan warna jelly dengan kertas origami |
 |
| memahami beberapa huruf hijaiyah |
 |
| grouping..mengelompokkan berdasarkan warna dan karakter |
 |
| pura-pura jadi keong |
 |
| menggambar Angry Birds |
3. Perkembangan emosional dan social
well, Farras kadang tidak stabil, ngamuk-ngamuk agar kemauannya harus dituruti, mudah frustasi kalo apapun yang dicobanya tidak memuaskan. Belum memahami konsekuensi dari perbuatan. Senang bersahabat dengan siapapun, menegur tamu (bahkan kadang-kadang sok akrab...he..he..). Posesif terhadap barang dan mama ^_^ (lengkeeettt banget). Senang meniru tokoh tokoh tertentu di vcd yang ditontonnya atau tingkah laku teman-temannya (Farras benar-benar detail kalo menirukan ekspresi..hi..hi..). Kadang masih belum bisa membedakan benda milik pria dan wanita. Malu bertemu orang yang disukainya. Sudah bisa belajar berbagi. Mnegenal empati (meluk mama kalo mama lagi sakit dan nangis). sekarang pakenya, "aku..aku.."bukan "yayash..yayash" lagi. Mengungkapkan keinginan dan perasaaannya. Senang ketika dipuji.Paling membenci perpisahan dengan orang tuanya. Minta maaf jika melakukan kesalahan atau menjahili teman-temannya. Berterima kasih jika dibantu atau dikasih makanan.
4. Perkembangan bahasa
KOsakatanya bertambah. masih tersendat-sendat kalo bercerita. Huruf "r" masih terucap "l". Ingin menceritakan semua apa yang dia alami. Sudah mulai kritis terhadap sesuatu (misal bertanya padaku, "tadi sholat apa namanya, Ma?",atau kalau aku diminta menggambar keinginan Farras, dia akan bertanya ini gambar apa, buat apa..), sudah bisa bernyanyi dan menghapal lagu. Senang dibacakan buku sebelum tidur, terkadang "membaca" sendiri dengan kata-kata yang diingatnya. Sudah hapal anggota tubuh.
5. Perkembangan sensorik dan motorik
sudah mulai bisa makan sendiri, mencuci tangan sendiri, asyik membuat menara yang tinggi dari lego atau membuat pesawat terbang, sudah mampu mengoperasikan mainan. Bersepeda dengan lancar. Terkadang rolling diatas tempat tidur. Senang berkegiatan diluar, memanjat, melompat dan berlari bersama temannya.memakai baju dan celana sendiri. masih kesulitan melepas baju