html> exploring everything, everywhere...: MENGAJARI ANAK MENJAHIT

MENGAJARI ANAK MENJAHIT

Bayangkan suatu hari putera puteri kita lebih mandiri, percaya diri, menghargai sebuah karya seni adibusana, menghargai budaya, menghargai alam dengan memanfaatkan bahan dan pakaian bekas, kreatif, lebih sabar, independen, bahkan dapat menghasilkan uang sendiri..yah, menjahit dapat mengajarkan anak-anak akan semua itu. Mengapa harus memusingkan anak yang belum bisa membaca?menulis? mungkin kita hanya belum bisa menemukan jalannya. Wow..ternyata, ketrampilan menjahit ini adalah salah satu jalan agar anak lebih berkonsentrasi, salah satu keahlian yang diperlukan untuk menulis dan membaca dengan “benar”..jangan lupa, anak-anak akan segera bosan kalo metode kita juga membosankan. Menjahit adalah salah satu cara anak meluapkan semua ide-ide di kepalanya yang tanpa si anak sadari dengan menjahit itu pula motorik halusnya terasah, konsentrasinya perlahan akan bertambah. Mnegajari anak menjahit anak usia dini dengna anak diatas 7 tahun sangat berbeda, sebab kemampuan motorik, pemahaman, konsentrasi anak 3 tahun akan berbeda dengan anak 7 tahun. Anak yang sudah mandiri akan berbeda pula cara belajarnya dengan anak yang masih dependen. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika ingin mengjari anak menjahit:
1. Utamakan keselamatan anak. Sebaiknya gunakan jarum yang ujungnya tumpul atau terbuat dari plastik untuk anak dibawah 5 tahun. 
2. Ajari anak cara mnggunakan benda-benda tajam seperti gunting atau jarum, dan beri tahu cara menyimpannya agar tidak melukai.
3. beri penjelasan pada anak-anak bahwa benda-benda jahit itu bukan mainan dan harus digunakan dengan hati-hati disertai pengawasan.
4. ketika anak mulai belajar menjahit, bersabarlah, karena akan banyak dijumpai kesalahan.
5. usahakan tidak memaksa anak untuk berlama-lama belajar menjahit kecuali mereka yang meminta.
6. biarkan anak memilih jenis benang sendiri.
7. jika ingin membuat sesuatu pola pilihlah yang sederhana terlebih dahulu.

seperangkat alat jahit untuk anak :)

Lalu sejak mulai umur berapa sih anak diajarkan menjahit??Kristin link mengkategorikan proses belajar menjahit berdasarkan umurnya, yaitu dari umur 1 ½ tahun hingga  4 tahun ke atas. Awalnya anak merangkaikan potongan pasta pada sebuah benang tebal yang diujungnya telah terpasang jarum tumpul. 

Untuk 2 tahun ke atas, Kristin mengajari anaknya menjahit menggunakan karton tebal yang telah dilubangi sisi-sisinya kemudian anak memasukkan benang, atau tali sepatu kecil, atau benang wol tebal melalui lubang-lubang tersebut. 
menjahit karton bekas


mengenalkan bentuk sekaligus belajar menjahit

menjahit pada piring stiroform yang sudah dilubangi perforator
memakai pita, good for pre-sewing

Untuk 3 tahun ke atas, jika dirasa kepercayaan diri anak bertambah, anak bisa "ditantang" menggunakan peralatan jahit yang sesungguhnya. diusia ini anak bisa diperkenalkan jenis-jenis kain dan alat-alat serta aplikasi yang biasa digunakan untuk menjahit seperti kancing,jenis-jenis jahitan,
menjahit pada karton berbentuk hewan

menjahit jelujur pada kartu bergambar hewan

wow, mengkombinasikan jahitan jelujur dengan kancing???indah ya???plis..sabar untuk menghasilkan  karya sekeren ini ^_^
membuat bunga
well, menusukkan benang pada kain berbentuk segitiga ini benar-benar mnguji konsentrasi..semangaaaat!!!

Untuk anak 4 tahun keatas, anak diminta menggambar sesuai keinginannya, kemudian anak menjahit di atas garis-garis gambar tersebut. anak dapat "menjahit" pada inisial namanya atau bahkan namanya sendiri. Cara yang menyenangkan untuk mengenalkan huruf bukan??


karya seni jahit




Untuk usia 5 tahun keatas, Kristina Seleshanko, a homeschool mother, mulai memberikan tips anak perempuannya cara menggunting dengan benar, cara mengikat simpul benang dan memasangkan benang pada jarum. Kristina membuat garis pada kain yang akan dipotong dan anaknya tinggal memotong mengikuti garis yang sudah digambarnya. Saat memotong ini, anak diawasi benar-benar agar anak tidak terluka karena salah potong. Dalam blog Snipeety gibbet, seorang guru SD, anak-anak diajak belajar mengenal alam sekaligus menterjemahkan apa yang mereka dapat dari alam ke dalam sebuah karya jahit
anak kelas 1 menggambar sebuah bunga  ketika berada di taman

anak kelas 2 menjumpai seekor kucing dan menggambarnya pada kain jahit. mereka belajar menusuk jelujur
anak kelas 3 belajar mengenal bermacam jenis tusukan dan mengaplikasikannya pada kain jahit.

Labels: , , , , , , , ,