Subhanallah, itulah yang saya ucapkan berkali-kali ketika saya baru menyadari bahwa Al Quran itu indah dan sangat berseni. Ketika sedang bingung mencari kegiatan untuk Farras, saya memiliki ide untuk membuat kegiatan yang sifatnya mengenalkan sedikit demi sedikit kepada ajaran Islam, selama ini saya sudah mengenalkan berbagai macam hewan yang mudah ditemui oleh Farras, suatu saat saya ingin mengenalkan seni melalui sebuah cerita berrima karena cerita lebih mudah diingat. Saya tahu mungkin Farras belum begitu paham, tetapi mengenalkan seni sedini bagus untuk memperhalus jiwanya dan menstimulasi imajinasinya. Terpikirlah hewan favorit Farras, yaitu gajah lalu, saya pun berniat membuatkan cerita berrima yang ada hubungannya dengan gajah, sebuah ide muncul, saya ingat sebuah surat di Al Quran yang berisi tentang gajah, I thought its good idea to start from there…wah, saya baru menyadari ternyata ayat Al Quran dalam suatu surah terutama di Juz terakhir kebanyakan berrima, Subhanallah,,saya mulai jatuh cinta dengan keindahan kata-katanya, setelah sekian lama membaca tanpa memahami. Semoga ini menjadi awal saya mengeksplorasi lebih jauh lagi tentang Al quran. Saya membuatkan buku khusus untuk cerita berrima ini agar saya bisa membacakannya sewaktu-waktu untuk Farras. Inilah cerita berrima yang saya buat.
Maha Besar Allah Yang telah menciptakan Gajah Pengingat bagi kaum serakah Yang hendak menghancurkan Ka’bah sepasukan burung ababil datang pertanda musibah bagi para pasukan Gajah yang dinaiki oleh pasukan Raja Abrahah yaitu para manusia yang mendustakan datangnya Rasulullah dan manusia yang mengingkari firman Allah Pasukan gajah hancur dengan mudah Tertimpa oleh batu-batu panas neraka yang dibawa oleh burung Ababil yang marah