html> exploring everything, everywhere...: LUCUNYA ANAK-ANAK

LUCUNYA ANAK-ANAK


anak-anak itu memang lucu dan polos. Farras punya beberapa teman yang lumayan akrab. sayang kebanyakan yang rajin "menghibur" dirinya teman-teman perempuan yang usianya sekitar 4- 5 tahun. Si Ayu, anak hitam manis ini selalu malu-malu memanggil Farras atau kalau ketemu saya memanggil "mama Farras". Suatu sore kami duduk-duduk di dekat jalan bersama Ayu. Karena Farras gampang bosan, jadilah saya mengajaknya mendengarkan berbagai suara hewan, saya mulai menirukan berbagai suara hewan. Mulai dari Ayam, sapi, kerbau (karena kebetulan ada kerbau lewat), katak, ular (ini yang paling mudah ;) )yang terakhir adalah suara yang menurut saya dimiripkan dengan suara kuda. Lalu Ayu pun menyeletuk, "Kalo suara kuntilanak gimana?" Yeah..jelaslah aku bengong plus geli, koreksi diri apakah suara kuda yang saya keluarkan terakhir tadi mirip suara kunthi bagi Ayu...he..he..saya cuma nyengir dan mengatakan pada ayu, "emang gimana suaranya yu?", si Ayu mulai ber hi..hi..menirukan suara kuntilanak. (Farras dapet referensi suara baru, cuman mungkin dia bingung, kuntilanak termasuk spesies mana??hi...hi...).
Dilain waktu ketika mertua and the Gank (maksutnya adik-adik ipar) berkunjung ke rumah, seperti biasa teman-teman Farras selalu main ke rumah. Kali ini 2 orang perempuan berusia 5 tahunan, mereka sangat terobsesi dengan mainan musik seperti drum dan bonang mini milik Farras. Wah,kalau lagi asyik main, heboh dan keras banget, saya sampe ngga enak sama tetangga, mau menghentikan takut pada kabur, jadilah Farras nanti tidak punya teman. Karena terinspirasi dengan permainan topeng monyet, mereka pun berinisiatif menjadi penabuh musik topeng monyet karena menurut mereka alat musik sudah cukup representatif, tinggal mereka bingung, siapa yang mau menjadi monyetnya. Alhasil dengan jailnya mereka memberikan peran "monyet" pada Farras. "Nih monyetnya" kata salah satu dari mereka sambil menunjuk Farras yang memang sedang emnunggui mereka bermain. He..he..ngga lucu tapi seisi rumah geli mendengarnya, sambil mengatakan "wadoh..kasian banget Farrasnya..ha..ha.."

Labels: ,